Aktualisasi Kepramukaan : Kepedulian pada Lingkungan Sekitar

Pramuka  menjadi ekstrakurikuler wajib di SMA Negeri 1 Klaten. Hal ini selaras dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pada pasal 3, disebutkan bahwa pendidikan kepramukaan dilaksanakan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan menengah. Kegiatan ekstrakurikuler wajib merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, Permendikbud No. 63 Tahun 2014 juga menjelaskan bahwa kegiatan kepramukaan dilaksanakan  dalam tiga model. Ketiga model tersebut meliputi Model Blok, Model Aktualisasi, dan Model Reguler.

Terkait dengan hal tersebut, pada hari Sabtu tanggal 24 Februari 2024 SMA Negeri 1 Klaten melaksanakan aktualisasi kepramukaan untuk kelas XII. Ada 11 kelas yang diterjunkan. Kegiatan dipusatkan pada Kalurahan Gayamprit Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten. Ada 11 titik pusat kegiatan. Kesebelas titik tersebut antara lain Gayamprit kelas XII MIPA 1, Damaran Kelas XII MIPA 2, Banyuanyar XII MIPA 3, Perum Gayamsari XII MIPA 4, Banyon XII MIPA 5, Ngenthak XII MIPA 6, Kerjan XII MIPA 7, Tegal XII MIPA 8, Kaloran XII MIPA 9, Perum Cemara hijau XII IPS 1, dan Perum Tirta Harmoni XII IPS 2.

Masing-masing memiliki  kegiatan yang berbeda tergantung perencanaan yang didiskusikan oleh Perwakilan kelas, wali kelas, Pembina Pramuka dan masyarakat setempat. Melalui diskusi perencanaan ini diharapkan aktualisasi yang dilaksanakan anak-anak  sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pada pelaksanaannya, masyarakat mendukung penuh kegiatan ini. Seperti pada kelas XII MIPA 6 yang mendapatkan tugas di Ngentak. Sebelum melaksanakan kegiatan, anak-anak diterima dan diarahkan oleh Ketua RW. Seperti pada perencanaan yang disepakati, mereka melakukan Bhakti Bersih di lingkungan Ngentak. Bhakti Bersih meliputi kebersihan lingkungan, masjid, pos ronda, dan area fasum (fasilitas umum). Beberapa warga bahkan terlibat, berbaur dengan anak-anak dan wali kelas Ibu Anik Hidayati, S,Pd. Mereka melaksanakan kegiatan dengan semangat dan gembira.

Dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa  anak-anaktelah  belajar mengetahui, belajar melakukan sesuatu, belajar menjadi sesuatu, dan belajar hidup bersama. Dengan terlibat langsung bersama masyarakat sekitar, anak-anak  mampu mengembangkan nilai-nilai baik dan membentuk karakter dalam diri mereka, seperti disiplin, mandiri, kerja sama, dan tanggung jawab. Melalui kegiatan ini, anak-anak SMA Negeri 1 memiliki perubahan perilaku dan menunjukkan pada masyarakat  bahwa program pramuka SMA Negeri 1 Klaten masih relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tuntutan zaman, dan kebutuhan masyarakat, yang diwujudkan dalam aktualisasi.

 

Komentar