Pesantren Kilat Virtual Provinsi Jawa Tengah

Pada hari Selasa (12/04/22) hingga Kamis (14/04/22) 10 siswa dari Rohani Islam SMA N 1 KLATEN (ROMANSA) ikut berpartisipasi dalam kegiatan Pesantren Ramadhan Virtual yang diselenggarakan oleh MGMP PAI SMA dan SMK Jateng melalui zoom yang dilaksanakan di ruang kelas XII MIPA 2.
Kegiatan Pesantren Ramadhan Virtual ini diikuti oleh 6000 siswa/i dari SMA SMK se-JATENG.

Kegiatan yang diikuti anggota Rohis kelas X dan XI ini bertujuan untuk penguatan karakter dan dibuka oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Jateng H. Mustain Ahmad, SH, MH. Materi hari pertama : Orientasi Kegiatan Pesantren Ramadhan, Ngaji Bareng Kyai dengan tema Membumikan Al Qur’an dan Fiqih Puasa, Selasa (12/04/22).

“Saya menilai, kegiatan Pesantren Ramadan Virtual adalah wadah membangun kedewasaan dan kematangan pemahaman keagamaan, jiwa sosial, dan patriotisme pada siswa. Indonesia yang raya ini harus terus dipastikan berdiri kokoh dengan pondasi Pancasila dan semangat moderatisme,” kata Kakanwil Kemenag Jawa Tengah, Musta’in Ahmad, baru-baru ini, seperti dirilis Kemenag.go.id.

Ketua MGMP PAI SMA/SMK Hery Nugroho menyampaikan harapannya atas penyelenggaraan acara ini. “Kemampuan akademik siswa harus disertai kemampuan dan kesejahteraan batin. Mari, jadikan Pendidikan Agam Islam sebagai koridor dan pendulumnya,”

Di hari kedua, dimulai pada pukul 07.00 WIB diawali dengan sholat dhuha dan tadarus al Qur'an bersama lalu diisi materi tentang : Fiqih Zakat, Infaq dan Shodaqoh, Puasa dan Etos Kerja oleh KH. Multazam Ahmad, serta Kajian Kitab Ta’lim Muta’alim bersama kampus pengabdian masyarakat UIN walisongo Semarang.

Setelah pembacaan surah selesai, Materi pertama disampaikan oleh beliau bapak KH. Multazam, Beliau memberikan kajian yang sebagaimana "Zakat ialah pemberdayaan yang bersifat wajib, baik fitrah dan malnya, untuk infaq dan shodaqoh pemberian ini bersifat sunnah artinya tidak begitu terikat syarat dan rukun."

Selanjutnya materi diisi dengan tema "Puasa dan etos kerja" dan dengan tambahan motivasi oleh beliau yaitu "Manfaatkan Ramadhan dengan baik karena ramadhan sarana untuk menggandakan kemuliaan dan juga ramadhan tidak bisa dibandingkan dengan apa saja." Setelah kajian selesai di lanjut dengan refleksi dan penguasaan dari sie acara salah satunya berupa game konsentrasi, setelah itu di lanjut dengan sholat dzuhur berjamaah di masjid dan acara hari itu selesai pukul 12.00 WIB.

Di hari ketiga, yang dimulai pukul 13.00-18.00 WIB acara dengan tema penguatan rohis dan guru pembina rohis SMA SMK se-Jawa Tengah diisi dialog bersama Direktur PAI Ditjen PAI KEMENAG RI Dr. H. Amrullah, M. Pd.

Beliau mengakatan “kita dalam keadaan berpusasa tentu saja untuk mencapai derajat ketakwaan Allah swt. Tidak ada habisnya hikmah bulan ramadhan. Maka jangan disia-siakan bulan ramadhan ini. Ada hadist mengatakan :
لَوْ تَعْلَمُ اُمَّتِيْ مَا في رَمَضَا نَ لَتَمَنَّتْ أُمَّتِي اَنْ تَكُوْنَ السَّنََة ُكُلُّهَا رَمَضَانَ
Artinya: “Seandainya umatku mengetahui keutamaan di bulan Ramadhan, maka sungguh mereka akan berharap setahun penuh Ramadhan.” (HR Ibnu Khuzaimah).
oleh karena itu segala daya upaya yang bisa kita lakukan seperti tadaruz, beramal baik, dan berinfaq sebisa mungkin dilakukan di bulan Ramadhan.”

Dalam isi pidato Dr. Rikza Chamami, beliau menjelaskan tentang Kitab Ta'lim Muta'allim, yang intinya dari kitab itu adalah berisi tentang bagaimana kita itu menjadi orang yang betul-betul ingin paham arti ilmu, "guru itu adalah orang tua di dalam kelas kita, guru itu adalah orang yang mampu menjadikan kita semakin paham arti nilai keilmuan" ujar beliau.

Di sore hari, dalam acara Ngobrol Gayeng Bareng Gubernur Jawa Tengah dengan tema "Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pesantren Ramadhan" Bersama rohis se jateng di Masjid Agung Jawa Tengah, Kamis (14/04/22).

"Bagus sekali, anak-anaknya bertanya sangat kritis dan kemudian kita bisa dorong bahwa rohis itu akan bisa menjadi kelompok yang bisa melakukan moderasi beragama," ucap beliau. Rohis, menurut Pak Ganjar, diharapkan merepresentasikan nilai-nilai keindonesiaan. Pak Ganjar mengatakan, rohis memberi contoh moderasi beragama yang lebih baik lagi dari sekarang.

Komentar